Tubuh dikarunia Sang Maha Pencipta system pertahanan yang dibutuhkan agar tubuh terhindar dari berbagai serangan penyakit. Sistem pertahanan inilah yang kemudian disebut sebagai system imunitas.
Habbatussauda merupakan bahan herbal yang telah digunakan ribuan tahun yang lalu. Bahkan Nabi saw merekomendasikan sebagai bahan obat yang dapat menanggulangi semua penyakit.
Bagaimanakah peran Habbatussauda terhadap kesehatan tubuh manusia?

 

SISTEM PERTAHANAN TUBUH MANUSIA
Sistem Imun/pertahanan dibagi 2 :
1. Sistem Imun Non Spesifik.

a. Pertahanan Fisik dan Mekanik
Batuk, bersin, muntah, bahkan diare merupakan pertahanan tubuh mekanis. Silia saluran nafas, kulit, selaput lender merupakan pertahanan fisis.

b. Pertahanan Biokimia
Bahan yang dihasilkan oleh kelenjar di tubuh seperti keringat, minyak, lendir di hidung, telinga, ludah, air mata dan juga ASI merupakan produk yang menjadi pertahanan biokimia.

c. Pertahanan Humoral.
Terdiri atas komplemen, interferon dan C Reaktif Protein sebagai pengaktif komplemen.
Komplemen berfungsi untuk meningkatkan aktivitas fagositosis yang dilakukan oleh sel-sel darah putih dan sel-sel pemakan (fagosit), menetralkan dan menjadikan virus tidak memiliki kemampuan berkembang biak, mengeliminasi infeksi sekaligus organisme penyerang, dan memusnahkan mikroba sebelum terbentuknya anti-bodi spesifik.
Interferon merangsang jaringan tubuh untuk melawan terjadinya infeksi ketika diserang oleh virus lain; lantas mencegah virus tersebut berkembang, sebelum akhirnya dimusnahkan oleh tubuh sejak dini.

d. Pertahanan Seluler
Fagosit. Dialah yang melakukan proses pemakanan, pembunuhan, dan penghancuran organisme atau zat asing oleh sel-sel darah putih yang dikenal dengan sebutan sel pemakan (fagosit).
Sel-sel pembunuh alami (natural killer cells) adalah sel-sel limfosit terbesar dan memiliki banyak granula yang mengandung enzim-enzim yang berfungsi untuk menembus membran sel-sel penyerang, sehingga menyebabkan sel-sel penyerang tersebut terurai dan mati.

2. Sistem Imun Spesifik.
Sistem kekebalan spesifik adalah kemampuan tubuh untuk membentuk kekebalan spesifik yang kuat dan sempurna guna melawan semua faktor penyerang tubuh sekaligus. la juga disebut sistem kekebalan diperoleh (acquiredimmunity). la merupakan sistem kekebalan yang diperoleh tubuh dari hasil interaksi sistem kekebalan tersebut dengan faktor eksternal yang menembus lapisan pertahanan tubuh dan menguasai jaringan-jaringan yang ada di dalam tubuh, yang kadang-kadang menyebabkan timbulnya penyakit nyata, seperti: mikroba-mikroba jahat, virus-virus, racun-racun, dan jaringan-jaringan asing yang berasal dari hewan-hewan lain. Sistem kekebalan ini terdiri dari sistem limfatik, sel-sel limfatik yang memproduksi antibodi, dan sel-sel limfatik spesifik yang membunuh setiap mikroba yang menyerang tubuh berdasarkan struktur dan keadaannya.

Limfosit (Sel-sel Limfatik) adalah Senjata Spesifik
Limfosit merupakan senjata paling spesifik yang disiapkan untuk menghadapi setiap jenis unsure penyerang dengan karakteristik yang spesifik maupun racun-racunnya yang destruktif. la bisa disebut se-bagai senjata pertahanan pamungkas dalam medan pertempuran.

PERAN HABBATUSSAUDA DALAM SISTEM IMUN
Dalam penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, ditemukan bahwa Habbatussauda memiliki khasiat meningkatkan system kekebalan tubuh manusia. Riset tersebut dilakukan dua tahap dengan proses sebagai berikut:

1. Pertambahan sel-sel limfosit T-helper (sel T pembantu) dibandingkan dengan sel-sel limfosit Ts (sel T penghancur) dengan perbandingan 55 %, pertambahan proporsional aktivitas sel-sel pembunuh alami (Natural killer cells) dengan perbandingan 30 %.
Kajian tersebut diulang sekali lagi oleh kelompok sukarelawan kedua, hal itu dikarenakan para sukarelawan pada riset pertama dipengaruhi faktor stress individual maupun ekonomi, serta stress terkait dengan pekerjaan selama masa riset, dimana faktor stress tersebut sangat berpengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh.

2. Riset kedua dilakukan terhadap delapan belas sukarelawan yang memiliki indikasi kesehatan prima. Para sukarelawan dibagi menjadi dua kelompok, yakni satu kelompok mengkonsumsi Jinten hitam dengan takaran 1 gr, dua kali dalam sehari, sedangkan satu kelompok pembanding mengkonsumsi activated carbon sebagai pengganti dari Jinten hitam tersebut selama empat pekan. Bubuk biji Jinten hitam dimasukkan ke dalam kapsul-kapsul yang sama persis dengan bubuk carbon.
Melalui riset ini, diperoleh kesimpulan bahwa Jinten hitam berpengaruh menguatkan fungsi-fungsi kekebalan; di mana kadar sel limfosit Th bertambah dibandingkan sel limfosit Ts dengan perbandingan rata-rata 72 %, dan terjadi perbaikan aktivitas sel pembunuh alami (Natural killer cells) dengan perbandingan rata-rata 74 %.Adapun pada kelompok pembanding, yaitu yang tidak memakai Jinten hitam, hanya terjadi pengurangan 7 % sel limfosit Th dibandingkan dengan sel limfosit Ts, terjadi perbaikan 42% aktivitas sel pembunuh alami.Disimpulkan bahwa hal ini disebabkan oleh kemampuan nutrisi alami untuk menciptakan pengaruh dalam menguatkan kekebalan setelah carbon menyerap partikel-partikel kimiawi yang beracun dalam makanan yang dicerna dan minuman.

KEGUNAAN SISTEM IMUN TUBUH YANG BAIK

Dengan sistem pertahanan tubuh yang baik, kita mendapatkan banyak manfaat:
1. Tidak gampang terinfeksi oleh mikroorganisme baik itu bakteri, virus, jamur, protozoa dlsb.
2. Tidak mudah jatuh sakit.
3. Tercegah dari penyakit kanker.
4. Tercegah dari penyakit degeneratif akibat proses penuaan.
5. Metabolisme tubuh berjalan dengan baik.

(Materi diangkat sebagai topik talkshow kesehatan di acara Mara Morning Show di 106,7 Mara FM Bandung pada tanggal 16 Maret 2011, jam 08.00 – 09.00 WIB)

http://habbatsonline.com/